Minggu, 03 Februari 2013
contoh pelanggaran etika bisnis
Kelompok Arab-Amerika menentang penayangan iklan Coca Cola terbaru di
Amerika. Penyebabnya, mereka merasa dilecehkan dan tak terima dengan
materi iklan. Dalam iklan tersebut, ditampilkan adanya kompetisi untuk
mendapatkan Coca Cola di sebuah padang pasir.
Kamis, 20 Desember 2012
Tiga Alasan Islam Menolak Isu Kiamat di 21-12-2012.
Tiga Alasan Islam Menolak Isu Kiamat di 21-12-2012.
Ramalan
akan terjadinya kiamat esok, 21 Desember 2012 menjadi kajian yang tak pernah
habis-habisnya. Sistem penanggalan Kalender Bangsa Maya, yang menurut mereka
sebagai kalender paling akurat di bumi menyatakan kiamat akan terjadi besok.
Namun, secara tegas ilmuwan Islam membantah hal tersebut. Isu kiamat tersebut dinilai tidak sesuai dengan keyakinan umat Islam, seperti tafsir rukun iman yang ke lima. Inilah tiga dalil utama para ulama dalam membantah terjadinya kiamat tersebut.
Pertama, Kapan terjadinya hari kiamat merupakan salah satu dari perkara-perkara ghaib yang hanya diketahui Allah semata. Firman Allah, “Katakanlah: “Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah”, dan mereka tidak mengetahui kapan mereka akan dibangkitkan.” (QS An-Naml: 65).
Maka ayat ini tegas menunjukkan tidak ada satupun makhluk yang mengetahui perkara ghaib, termasuk waktu terjadinya hari kiamat. Kalaupun Allah memberitahukan waktunya kepada makhluk-Nya, niscaya yang paling pertama kali tahu adalah nabinya.
Namun, tatkala malaikat Jibril yang menyamar sebagai arab badui datang bertanya kepada Nabi SAW tentang kapan terjadinya hari kiamat, beliau hanya menjawab, “Orang yang ditanya tidak lebih tahu tentangnya daripada yang bertanya.” (HR Bukhari dan Muslim). Artinya, Jibril dan Rasulullah SAW sama-sama tidak tahu tentang kiamat.
Namun, secara tegas ilmuwan Islam membantah hal tersebut. Isu kiamat tersebut dinilai tidak sesuai dengan keyakinan umat Islam, seperti tafsir rukun iman yang ke lima. Inilah tiga dalil utama para ulama dalam membantah terjadinya kiamat tersebut.
Pertama, Kapan terjadinya hari kiamat merupakan salah satu dari perkara-perkara ghaib yang hanya diketahui Allah semata. Firman Allah, “Katakanlah: “Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah”, dan mereka tidak mengetahui kapan mereka akan dibangkitkan.” (QS An-Naml: 65).
Maka ayat ini tegas menunjukkan tidak ada satupun makhluk yang mengetahui perkara ghaib, termasuk waktu terjadinya hari kiamat. Kalaupun Allah memberitahukan waktunya kepada makhluk-Nya, niscaya yang paling pertama kali tahu adalah nabinya.
Namun, tatkala malaikat Jibril yang menyamar sebagai arab badui datang bertanya kepada Nabi SAW tentang kapan terjadinya hari kiamat, beliau hanya menjawab, “Orang yang ditanya tidak lebih tahu tentangnya daripada yang bertanya.” (HR Bukhari dan Muslim). Artinya, Jibril dan Rasulullah SAW sama-sama tidak tahu tentang kiamat.
Alasan
kedua, kiamat tidak datang tiba-tiba, akan tetapi ada tanda-tanda besar sebagai
peringatan akan terjadinya kiamat tersebut.
Rasulullah bersabda, “Tidak akan terjadi hari kiamat hingga kalian melihat sepuluh tanda.” Lalu beliau menyebutkan: Dukhan (kabut), Dajjal, Daabbah (binatang yang bisa berbicara), terbitnya matahari dari tempat terbenamnya, turunnya Isa bin maryam alaihis salam, keluarnya Ya’juj dan Ma’juj, terjadinya tiga penenggelaman ke dalam bumi yang terjadi di timur, di barat, dan di jazirah Arab, dan yang terakhir adalah keluarnya api dari Yaman yang menggiring manusia ke tempat berkumpulnya mereka.” (HR Muslim).
Dari tanda-tanda yang disebutkan, masih banyak yang belum terjadi. Jadi mustahil kiamat akan berlangsung 21 Desember esok.
Sebagai contoh, Dajjal yang disebutkan dalam riwayat Muslim akan keluar setelah terjadinya peperangan besar yang berakhir dengan dikuasainya konstantinopel. Dajjal akan dibunuh Nabi Isa dan selanjutnya Nabi Isa akan tinggal selama 40 tahun.
Rasulullah bersabda, “Lalu beliau (Isa bin Maryam) menetap (di bumi) selama 40 tahun, kemudian beliau wafat dan jenazahnya dishalatkan oleh kaum muslimin.” (HR Abu Daud dan Ahmad, dishahihkan oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar).
Nabi Isa dan Dajjal sesuatu yang belum terjadi. Apalagi masa setelah terbunuhnya Dajjal, Nabi Isa akan hidup bersama ummatnya selama 40 tahun. Jadi mustahil kiamat akan terjadi 21 Desember esok.
Ketiga, Islam menolak segala jenis bentuk ramalan, termasuk ramalan tentang kiamat yang dilontarkan bangsa Maya.
Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang mendatangi dukun atau peramal lalu membenarkan ramalannya maka sungguh dia telah kafir kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad shallallahu alaihi wasallam.” (HR Ahmad).
Hadits ini jelas menunjukkan bahwa orang yang mempercayai ramalan baik yang berkenaan dengan masa lalu maupun masa yang akan datang, maka sungguh dia telah kafir keluar dari Islam karena dia telah mendustakan Alquran yang di dalamnya terdapat banyak ayat yang menegaskan tidak ada yang mengetahui perkara ghaib kecuali Allah. Wallahu’alam.
Rasulullah bersabda, “Tidak akan terjadi hari kiamat hingga kalian melihat sepuluh tanda.” Lalu beliau menyebutkan: Dukhan (kabut), Dajjal, Daabbah (binatang yang bisa berbicara), terbitnya matahari dari tempat terbenamnya, turunnya Isa bin maryam alaihis salam, keluarnya Ya’juj dan Ma’juj, terjadinya tiga penenggelaman ke dalam bumi yang terjadi di timur, di barat, dan di jazirah Arab, dan yang terakhir adalah keluarnya api dari Yaman yang menggiring manusia ke tempat berkumpulnya mereka.” (HR Muslim).
Dari tanda-tanda yang disebutkan, masih banyak yang belum terjadi. Jadi mustahil kiamat akan berlangsung 21 Desember esok.
Sebagai contoh, Dajjal yang disebutkan dalam riwayat Muslim akan keluar setelah terjadinya peperangan besar yang berakhir dengan dikuasainya konstantinopel. Dajjal akan dibunuh Nabi Isa dan selanjutnya Nabi Isa akan tinggal selama 40 tahun.
Rasulullah bersabda, “Lalu beliau (Isa bin Maryam) menetap (di bumi) selama 40 tahun, kemudian beliau wafat dan jenazahnya dishalatkan oleh kaum muslimin.” (HR Abu Daud dan Ahmad, dishahihkan oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar).
Nabi Isa dan Dajjal sesuatu yang belum terjadi. Apalagi masa setelah terbunuhnya Dajjal, Nabi Isa akan hidup bersama ummatnya selama 40 tahun. Jadi mustahil kiamat akan terjadi 21 Desember esok.
Ketiga, Islam menolak segala jenis bentuk ramalan, termasuk ramalan tentang kiamat yang dilontarkan bangsa Maya.
Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang mendatangi dukun atau peramal lalu membenarkan ramalannya maka sungguh dia telah kafir kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad shallallahu alaihi wasallam.” (HR Ahmad).
Hadits ini jelas menunjukkan bahwa orang yang mempercayai ramalan baik yang berkenaan dengan masa lalu maupun masa yang akan datang, maka sungguh dia telah kafir keluar dari Islam karena dia telah mendustakan Alquran yang di dalamnya terdapat banyak ayat yang menegaskan tidak ada yang mengetahui perkara ghaib kecuali Allah. Wallahu’alam.
http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/12/12/20/mfbf0c-tiga-alasan-islam-menolak-isu-kiamat-di-21122012-1
Selasa, 18 Desember 2012
Kiamat Jumat Besok Hanya Akibatkan Perubahan Iklim
Kiamat Jumat Besok Hanya Akibatkan Perubahan Iklim.
Ramalan Suku Maya di akhir dari kalender mereka tentang
pensejajaran galaksi nampaknya telah diartikan salah oleh banyak pihak
yang menyebut akan terjadi kiamat.
Pensejajaran galaksi pada 21 Desember 2012 seperti yang diramalkan
oleh Suku Maya dapat menyebabkan bumi mengalami bencana alam hebat
seperti tsunami, gempa bumi, gunung berapi, tabrakan asteroid atau
mungkin bahkan pertukaran kutub utara dan kutub selatan.
Pensejajaran
galaksi juga dapat membuat bumi tersedot ke dalam lubang hitam di
galaksi Bima Sakti melalui kekuatan ekstra dari gravitasi. Benarkah?
Dilansir dari endoftheworld2012.com,
ada dua jenis pensejajaran galaksi yang banyak diperdebatkan ketika
berbicara tentang 21 Desember 2012, dimana diramalkan akan menjadi akhir
dari dunia.
1. Matahari berdiri sejajar dengan bumi dan pusat galaksi Bima Sakti
Dikatakan
bahwa pada 21 Desember 2012, akan ada pensejajaran galaksi ketika
matahari terbit di atas cakrawala pada tanggal ini. Matahari diramalkan
akan sejajar dengan bumi dan Pusat Galaksi Bima Sakti (Solstice) dan itu
benar adanya.
Solstice adalah saat dimana Matahari membalikkan
arah dari jaraknya yang jauh dari bumi (yang menyebabkan musim dingin)
untuk menjadi lebih dekat ke bumi (yang menyebabkan musim panas).
Sebenarnya bukan matahari yang bergerak, tapi lebih kepada bumi pada
porosnya.
Dari sini disimpulkan bahwa pensejajaran galaksi jenis
ini tidak akan menyebabkan bencana, tetapi akan membawa perubahan iklim
secara tiba-tiba dari musim dingin ke musim panas. Persis seperti yang
disebut para ahli sejarah Suku Maya Kuno tentang ramalan Suku Maya.
2. Seluruh sistem tata surya (bumi dan planet lainnya, bulan, dan matahari) berdiri sejajar dengan pusat galaksi Bima Sakti
Pada saat yang sama ketika sistem tata surya bergerak di sekitar galaksi, sistem tata surya juga bergerak ke atas dan ke bawah.
Para
ilmuwan percaya gerak naik turun tersebut terjadi sekitar 33 juta tahun
sekali dimana bumi dan planet lainnya, bulan dan matahari berdiri
sejajar di pusat galaksi.
Para ilmuwan juga membantah pensejajaran galaksi tipe ini dikarenakan dua alasan.
Pertama,
bumi telah melintasi bidang pusat galaksi dan hal ini tidak akan
terjadi lagi selama 30 juta tahun. Dan kedua, gaya gravitasi bumi tidak
meningkat ketika matahari sejajar dengan pusat galaksi jika dilihat dari
jarak matahari dan bumi saat ini.
http://teknologi.inilah.com/read/detail/1938933/kiamat-jumat-besok-hanya-akibatkan-perubahan-iklim ..
Langganan:
Postingan (Atom)